PRAMUKA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

Pramuka merupakan salah satu ekstrakulikuler di SMA Negeri 2 Martapura

ROHIS AT- TAQWA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

proses peningkatan mutu keagamaan.

TIM PASKIBRAKA SMA NEGERI 2 MARTAPURA

Paskibraka merupakan salah satu kegiatan Ekstrakurikuler yang di laksanakan di SMA Negeri 2 Martapura Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan.

JAJARAN GURU DAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH

Foto Bersama Guru Dan TAS SMAN2MPA

Foto Pelajar SMAN2MPA Yang Lulus SNBP SPAN POLTEKES Dan SNBT 2026

selamat kepada Pelajar Yang Lulus SNBP Dan SPAN 2026

Dirgahayu Republik Indonesia Ke 81

Senin, 24 Agustus 2026

Ketika Rumah Tak Sama Lagi

Karya: Almira Dhaniara Tyas Sari
XI.2

Pada suatu hari, di sebuah desa terpencil di salah satu daerah di Jawa, hiduplah dua saudara bernama Namira dan Athya. Mereka tinggal bersama ayah dan ibu mereka. Dahulu, rumah kecil itu dipenuhi tawa dan kehangatan. Namira dan Athya tumbuh sebagai anak-anak yang bahagia, ditemani kasih sayang kedua orang tua mereka.

Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung selamanya.

Sebuah konflik terjadi di dalam keluarga mereka. Sejak saat itu, suasana rumah yang dahulu hangat perlahan berubah. Hampir setiap pulang sekolah, Namira harus mendengar suara pertengkaran ayah dan ibunya.

Pertengkaran itu terus terjadi.

Yang paling menyakitkan, terkadang Namira dan Athya ikut disalahkan atas masalah yang bahkan tidak mereka mengerti.

Hari demi hari berlalu. Tahun demi tahun pun berganti. Namira menyimpan banyak hal seorang diri. Ia belajar tersenyum meskipun hatinya sering kali tidak baik-baik saja.

Hingga akhirnya, Namira memasuki jenjang SMA.

Untuk beberapa waktu, keadaan keluarganya kembali membaik. Rumah yang dahulu terasa dingin perlahan kembali dipenuhi kehangatan. Hal-hal yang sempat hilang mulai kembali. Namira bahkan sempat berpikir bahwa mungkin semuanya akan baik-baik saja.

Namun, ternyata ia salah.

Suatu hari, ketika Namira membuka sebuah akun TikTok yang masih tersambung di ponsel lamanya, ia menemukan banyak pesan. Awalnya, ia hanya melihatnya sekilas. Namun, matanya berhenti pada satu percakapan.

Percakapan antara ayahnya dan seorang perempuan lain.

Namira membaca pesan-pesan itu dengan tangan yang mulai gemetar. Dadanya terasa sesak. Ia tidak pernah menyangka akan menemukan sesuatu seperti itu.

Bagaimana mungkin seseorang yang selama ini ia panggil “Ayah” melakukan hal tersebut?

Malam itu, Namira menangis tanpa henti. Ia bahkan tidak tahu kepada siapa harus bercerita. Pikirannya dipenuhi berbagai pertanyaan yang tidak memiliki jawaban.

Keesokan paginya, matanya sembap karena kurang tidur. Ia bangun lebih pagi dan segera bersiap agar ibunya tidak melihat keadaan dirinya.

Hari itu, Namira masih harus mengikuti kegiatan MPLS.

Ayahnya mengantarkannya ke sekolah dengan sepeda motor. Sepanjang perjalanan, Namira berusaha menahan air matanya. Namun, rasa sakit yang ia simpan terlalu besar untuk terus ditahan.

Air matanya kembali jatuh.

Sesampainya di depan gerbang sekolah, ayahnya berkata,

“Jangan sampai kamu bilang kepada Ibu.”

Kalimat sederhana itu justru membuat hati Namira semakin hancur.

Ia tidak menjawab. Namira hanya membalikkan badan dan berjalan masuk ke sekolah sambil menahan tangis.

Hari itu, ia merasa seperti kehilangan tempat untuk pulang.

Untungnya, Namira memiliki seorang sahabat yang selalu berada di sisinya. Kepada sahabatnya itulah ia akhirnya menceritakan semua yang terjadi.

Namun, bercerita saja ternyata tidak cukup untuk menghilangkan luka.

Hari-hari Namira dipenuhi pertanyaan.

“Kenapa harus aku yang mengalami semua ini?”

“Kenapa hidup terasa begitu tidak adil?”

Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.

Beban yang dipikulnya semakin lama semakin berat. Namira mulai kehilangan semangat, menjauh dari orang-orang, dan merasa dirinya tidak lagi memiliki arah. Ada saat-saat ketika pikirannya menjadi sangat gelap hingga ia merasa ingin menyerah pada semuanya.

Namun, di balik semua itu, masih ada satu hal yang membuatnya bertahan: sahabatnya.

Bulan berganti bulan. Namira mencoba mencari tempat untuk melupakan semua masalah yang ada di rumah. Ia mencari perhatian dan rasa nyaman dari orang-orang lain. Sayangnya, beberapa keputusan yang ia ambil justru membuat masalah baru muncul.

Sampai suatu hari, sebuah kejadian yang tidak pernah ia bayangkan terjadi.

Berita tentang dirinya tersebar di sekolah.

Teman-temannya mulai membicarakannya. Sebagian bahkan merundung dan menghakiminya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya ia rasakan.

Namira kembali merasa sendirian.

Luka lama yang belum sembuh terasa semakin dalam. Ia kembali berada di titik terendah dalam hidupnya.

Suatu sore, Namira duduk sendirian di kamar. Air matanya terus mengalir.

“Aku capek...”

Untuk pertama kalinya, ia mengakui bahwa dirinya benar-benar tidak sanggup menanggung semuanya sendirian.

Di saat itulah sahabatnya datang.

Sahabatnya melihat keadaan Namira dan langsung menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

“Namira, kamu nggak harus menghadapi semuanya sendirian.”

Namira hanya menangis.

“Aku sudah terlalu capek.”

Sahabatnya menggenggam tangannya dan berkata,

“Kalau kamu capek, kita istirahat. Kalau kamu nggak tahu harus ke mana, kita cari jalan bersama. Tapi jangan hadapi ini sendirian.”

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Namira merasa ada seseorang yang benar-benar mendengarkannya.

Sahabatnya kemudian mengajak Namira berbicara dengan orang dewasa yang dapat dipercaya dan membantu Namira mendapatkan pertolongan. Perlahan, Namira mulai memahami bahwa semua masalah yang terjadi bukanlah kesalahan dirinya.

Ia bukan penyebab pertengkaran kedua orang tuanya.

Ia bukan anak yang pantas dihina hanya karena pernah salah mengambil keputusan.

Dan ia tidak harus menanggung seluruh beban keluarganya sendirian.

Hari-hari setelah itu memang tidak langsung menjadi mudah. Luka Namira masih ada. Ia masih menangis, masih takut, dan terkadang masih merasa kehilangan arah.

Namun, sekarang ia tidak lagi sendirian.

Namira mulai belajar bahwa meminta pertolongan bukan berarti dirinya lemah. Justru, berani mengatakan, “Aku tidak baik-baik saja,” adalah salah satu bentuk keberanian.

Ia menatap dirinya sendiri di depan cermin dan tersenyum kecil.

“Aku masih di sini.”

Mungkin hidupnya tidak akan kembali seperti dulu.

Mungkin keluarganya tidak akan pernah menjadi keluarga yang sempurna.

Namun, Namira akhirnya mengerti satu hal:

Tidak semua luka harus disembunyikan di balik senyuman. Tidak semua beban harus dipikul seorang diri.

Karena terkadang, seseorang hanya membutuhkan satu orang yang mau berkata,

“Aku di sini. Kamu tidak sendirian.”

Selasa, 07 Juli 2026

JADWAL DAN KETENTUAN MPLS RAMAH SMA NEGERI 2 MARTAPURA 2026


  • Tentang MPLS Ramah

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau nama lainnya yang selanjutnya disebut MPLS adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan. Pada tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan tema kegiatan MPLS “Ramah”. 

 

Ramah adalah paradigma dalam melaksanakan MPLS. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ramah memiliki tiga arti: baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan. Dalam bahasa Arab, ramah hampir sama dengan rahmah yang berarti perasaan lembut dan penuh kasih sayang.

 

MPLS Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan dengan memuliakan dan menghormati hak anak melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira.

 

MPLS Ramah anti segala bentuk kekerasan, perundungan, intoleransi, dan penindasan terhadap murid. Adapun yang dimaksud MPLS Ramah adalah ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya. Dengan MPLS ramah, sekolah bisa menjadi rumah kedua, tempat semua murid mendapatkan rasa aman, nyaman, bahagia, tenang dan damai karena adanya ikatan kasih sayang, cinta, dan hubungan yang kuat sebagaimana ikatan keluarga.

 

Penyelenggaraan MPLS Ramah bertujuan untuk membantu murid baru dalam menggali dan mengenali potensi diri, mengenal warga sekolah, serta mengenal kurikulum dan lingkungan sekolah sekaligus menjadi gerbang awal pembentukan budaya sekolah aman dan nyaman

 JADWAL KEGIATAN PRA-MPLS 2026

v PRA-MPLS (JUM'AT) 10 Juli 2026

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

07.00-.10.00

Pembagian kelompk MPLS dan Persiapan

Panitia

Lapangan Upacara

Ketentuan Seragam Pra-MPLS Seragam Olahraga Sekolah Asal


                                                     JADWAL KEGIATAN MPLS 2026

v  HARI PERTAMA (SENIN)

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

06.50–07.00

Salam Sapa Murid Baru  & Absensi Peserta MPLS

Panitia

Lapangan Upacara

07.00–07.30

Upacara Bendera sekaligus  Pembukaan MPLS Ramah 2026

Kepala Sekolah

Lapangan Upacara

 

07.30–08.40

Wawasan Wiyata Mandala :

·       Pengenalan Guru, Tenaga Kependidikan

·       Pengenalan Visi, Misi, dan Profil Sekolah, serta Pengenalan Kurikulum

·       Pengenalan Tata Tertib, dan Budaya Belajar

·       Peraturan Baris-berbaris

 

Kepala Sekolah

Wakasek Kurikulum

 

Wakasek Kesiswaan

Panitia Seksi Acara

 

Musholla

08.40–09.00

Istirahat

Panitia Seksi Acara

Lingkungan Sekolah

09.00–10.30

“Aku dan Sekolahku” dan “Aku dan Sekitarku”

·       Tur Sekolah Interaktif & Pengenalan Lingkungan Sekitar Sekolah

·       Mengisi Lembar Observasi Murid & Pengisian Lembar Penjelajahan Fasilitas Umum

 

Wakasek Sarpras &

Panitia Seksi Acara

Panitia Seksi Acara

 

Lingkungan Sekolah & Aula

10.30–11.20

Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat

·       Diseminasi Materi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)

·       Simulasi Pengisian Catatan Harian Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)

·       Aktivitas Interaktif 7 KAIH: Bernyanyi, Beraksi, dan Berkarakter!

 

Ketua SPMI (Mualim, S.H.I., M.Pd.I

Panitia Seksi Acara

 

Panitia Seksi Acara

 

Aula

11.20–11.50

Keadaban dan Keamanan Digital

·       Kampanye 3S: Screen Time, Screen Zone, Screen Break

·       Siap Bijak Bermedia Sosial

 

Wakasek Humas

 

Aula

11.50–12.30

Refleksi, Doa, dan Penutup

Panitia Seksi Acara

Aula

v  HARI KEDUA (SELASA)

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

06.50–07.00

Salam Sapa Murid

Panitia

Lingkungan Sekolah

07.00–08.20

Pertemuan Pagi Ceria, Cek Denyut Jantung, dan Tes Fleksibilitas Serta Peraturan Baris-berbaris

Guru BK (Dwiki Kurniawan, S.Pd) & Panitia Seksi Acara

Lapangan Upacara

08.20–08.40

Eksplorasi Diri: Menggali Potensi yang Ada

·       ice breaking

·       Eksplorasi bakat dan minat

Panitia Seksi Acara

Musholla

 

08.40–09.00

Istirahat

Panitia Seksi Acara

Lingkungan Sekolah

09.00–10.30

Ruang Perjumpaan Murid Baru

·       Membentuk hubungan yang lebih akrab dengan aktivitas yang menyenangkan

·       Ruang Cerita

·       Identifikasi Harapan dan Kekhawatiran

·       Diskusi Solusi

Pembina Osis

Aula

10.30–11.50

Sahabat Hebat : Dengar, Peduli, Hargai

·       Mengenali tanda teman tidak baik baik saja

·       Mendengarkan dengan Empati

·       Kapan harus meminta bantuan

·       Komitmen Sahabat Hebat

 

Guru BK (Ayu Rahma Putri, S.Pd)

 

Aula

11.50–12.30

Refleksi, Doa, dan Penutup

Panitia Seksi Acara

Aula

v  HARI KETIGA (RABU)

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

06.50–07.00

Salam Sapa Murid

Panitia

Lingkungan Sekolah

07.00–08.40

Peraturan Baris-berbaris

Identifikasi Awal Kondisi

Sosial-Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid, Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, dan Identifikasi Bakat dan Minat

Panitia Seksi Acara

Lapangan Upacara

Aula

08.40–09.00

Istirahat

Panitia Seksi Acara

Lingkungan Sekolah

09.00–09.50

Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

·       Pengenalan Ancaman, Kerentanan, dan Informasi Peringatan Dini Berbagai Jenis Bencana

·       Penyampaian Tindakan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Berbagai Jenis Ancaman Bencana

·       Praktik Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

 

Pembina PMR

 

Aula & Lingkungan Sekolah

09.50–11.00

Literasi Digital & Dampak Negatif Kecanduan Gim Daring (Online Game)

·       Pengantar dan Pertanyaan Pemantik

·       Nonton Bersama Film Pencegahan Judi Daring

·       Diskusi dan Refleksi

·       Simulasi: Timbangan Masa Depan

·       Komitmen Bersama

Guru Informatika (Wahyuningsih, S.Pd)

Aula

11.00–11.50

Pengenalan Ekstrakurikuler

·       Pengenalan Kegiatan OSIS

·       Pengenalan Kegiatan Ekstrakurikular

·       Menghubungkan Bakat dan Minat dengan Kegiatan Kesiswaan

Wakasek Kesiswaan / Koordinator Ekstrakurikuler

Aula

11.50–12.30

Refleksi dan Diskusi Kelompok

Wali Kelas

Aula

v  HARI KEEMPAT (KAMIS)

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

06.50–07.00

Salam Sapa Murid

Panitia

Lingkungan Sekolah

07.00–07.40

Peraturan Baris-berbaris

Pengenalan Delapan Dimensi Profil Lulusan

·       Pengenalan materi Delapan Dimensi Profil Lulusan dan Identifikasi Kegiatan Setiap Dimensi

·       Refleksi

Panitia Seksi Acara

Guru BK (Dwiki Kurniawan, S.Pd) & Panitia Seksi Acara

Lapangan Upacara

07.40–08.40

Bahaya NAPZA

·       Bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif)

·       Pengenalan NAPZA: Kenali, Pahami, Jauhi

Fenomena Sosial (Perilaku Remaja)

·       Studi Kasus Fenomena Sosial

Identifikasi Fenomena Apa yang Terjadi di Sekitar Kita

BNN Kab OKUT

Aula

08.40–09.00

Istirahat

Panitia Seksi Acara

Lingkungan Sekolah

09.00–10.20

Pengenalan Kurikulum Melalui Penumbuhan Motivasi, Semangat, dan Cara Belajar yang Efektif

·       Mengenal Mata Pelajaran Wajib, Pilihan, dan Kokurikuler

·       Mengenal Diri dan Potensi Belajar

·       Membangkitkan Motivasi Internal

·       Teknik dan Strategi Belajar Efektif dan Efisien

·       Mengatasi Tantangan Belajar dan Refleksi

Wakasek Kurikulum

Aula

10.20–11.50

ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama

·       Pengarahan dan Pembagian Zona

·       Pelaksanaan Kegiatan Kerja Bakti

Guru BK (Ayu Rahma Putri, S.Pd)

Aula & Lingkungan Sekolah

11.50–12.30

Refleksi, Doa, dan Penutup

Panitia Seksi Acara

Aula

v  HARI KELIMA (JUMAT)

Waktu

Kegiatan

Penanggung Jawab

Tempat

06.50–07.00

Salam Sapa Murid

Panitia

Lingkungan Sekolah

07.00–08.10

Pertemuan Pagi Ceria

·       Kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat

·       Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

·       Berdoa Bersama

Peraturan Baris-berbaris

Panitia Seksi Acara

Lapangan Upacara

08.10–08.40

Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah

·       Eksplorasi Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah (Mengenalkan Ciri Khas Daerah atau Sekolah masing-masing)

Wakasek Humas

Aula

08.40–09.00

Istirahat

Panitia Seksi Acara

Lingkungan Sekolah

09.00–10.50

Unjuk Karya

·       Pembukaan dan Pendaftaran

·       Pentas karya

·       Apresiasi dan Komitmen Pengembangan Diri

Pembina Osis

Aula

10.50–11.30

Refleksi, Doa

Apel Penutupan MPLS Ramah 2026

Panitia Seksi Acara

Lapangan Upacara


v  TATA TERTIB PESERTA MPLS

1. Peserta wajib datang tepat waktu sesuai jadwal.

2. Peserta Wajib Mengikuti seluruh kegiatan.

3.Menggunakan seragam lengkap (baju,celana/kemeja,kaos kaki putih panjang) dan rambut sudah di pangkas rapi, dan aksesoris berlebihan tidak diperbolehkan.

4.Membawa alat tulis dan buku catatan.

5.Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

6.Menghormati seluruh warga sekolah.

7.Dilarang membawa senjata tajam, dan barang terlarang lainnya.

8.Dilarang melakukan tindakan perundungan maupun perploncoan.

 

v  PERLENGKAPAN PESERTA

·         Pakaian & Atribut                  : Seragam putih-biru lengkap,sepatu NB tali putih, Kaos kaki putih

·         Dokumen & Identitas             : Name tag, Formulir data diri (jika diperlukan).

·         Perlengkapan Belajar             : Buku Tulis, Pulpen dll.

·         Makanan dan Minumn           : Snack, Bekal makanan, tumbler berisi air minum.

·         Perlengkapan Pribadi             : Obat Pribadi, kantong plastik (untuk barang local dan pribadi)

·      Perlengkapan Ibadah :Sarung ,Peci(laki-laki),Mukenah (Perempuan) atau kitab suci sesuai agama.

 

v  Ketentuan MPLS

  1. Hadir 15 menit sebelum kegiatan dimulai.
  2. Mengikuti seluruh kegiatan dengan tertib dan disiplin.
  3. Menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban sekolah.
Seluruh kegiatan dilaksanakan secara edukatif, humanis, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perploncoan maupun kekerasan.

Jadwal di atas dapat berubah menyesuikan kondisi dan situasi di lapangan di harapkan para peserta MPLS Ramah 2026 SMA Negeri 2 Martapura dapat mengecek dan memantau website dan instagram smanegeri2martapura untuk informasi terbaru